Tips Membeli Tali Baja Untuk Purchasing Baru

Tali baja atau wire rope, adalah tali yang terbuat dari kawat-kawat baja, yang dipilin membentuk strand, dimana strand-strand pada jumlah tertentu, akan dipilin lagi mengelilingi inti, membentuk tali baja.

Penggunaan tali baja sangat luas, mulai dari pemakaian sehari-hari misalnya untuk lashing atau mengikat, sampai penggunaan di offshore oil rig, atau pengeboran lepas pantai. Tipe atau jenis tali baja, berbeda untuk masing-masing aplikasi, dan berikut penjelasan singkat untuk membantu petugas purchasing dalam menentukan pemilihan tali baja, agar tidak salah membeli :

  1. Tentukan konstruksi yang sesuai.
  2. Tentukan ukuran tali baja yang dibutuhkan.
  3. Pilih produsen yang direkomendasikan oleh alat.
  4. Pilih penyuplai yang dikenal memiliki reputasi baik.

1. Tentukan konstruksi yang sesuai

Konstruksi pada tali baja bisa dibilang adalah identitasnya. Konstruksi menentukan untuk apa tali baja itu dipakai, misalnya, konstruksi tali baja untuk gondola, tidak sama dengan konstruksi tali baja untuk elevator. Begitu juga dengan konstruksi tali baja untuk logging, tidak sama dengan konstruksi tali baja untuk sling. Jadi, jika seorang purchasing salah menentukan tali baja yang akan dibeli, tentunya tali baja itu tidak akan bisa dipakai.

Contoh konstruksi tali baja :

Tali Baja

Informasi yang diperlukan dari konstruksi:

  • Berapa jumlah strand ?
  • Berapa jumlah kawat dalam strand ?
  • Tipe inti tali baja. Baja atau tali fiber ?
  • Putaran tali baja. Kanan atau Kiri ?
  • Finishing tali baja. Galvanis atan non galvanis ?

2. Tentukan ukuran tali baja yang dibutuhkan.

Selain konstruksi, selanjutnya yang perlu diperhatikan oleh purchasing adalah ukurannya. Berapa mm atau inci diameter tali baja yang dibutuhkan. Diameter tali baja sangat penting, karena hal-hal berikut :

  • Diameter tali bajaberpengaruh pada kapasitasnya.
  • Diameter tali baja harus tepat sama dengan groove sheave pada block.
  • Diameter tali baja mempengaruhi harga tali baja, makin besar diameter, makin mahal harga tali baja.

Berikut petunjuk pengukuran diameter tali baja menggunakan sigmat :

Tali Baja

3. Pilih produsen yang direkomendasikan oleh alat.

Alat atau crane tertentu biasanya memiliki merk tali baja tertentu untuk alat produksi mereka, misalnya: Crane Liebherr, atau Gottwald yang menunjuk Teufelberger sebagai OEM-nya. Harga tali baja dari OEM ini biasanya lebih murah dari produk pabrik itu sendiri, tetapi dengan kualitas yang sama.

4. Pilih penyuplai yang dikenal memiliki reputasi yang baik.

Meski terlihat tidak terlallu berpengaruh, tetapi memilih penyuplai yang dikenal memiliki reputasi baik, sangat penting. Karena penyuplai yang demikian menjamin kualitas, dan harga tali baja yang disuplai.

Misalnya, PT Anugrah Sukses Marine, selama ini sudah dikenal sebagai penyuplai tali baja resmi dari beberapa merk dunia, seperti Kiswire, Manho, Bluestrand, dan lainnya. Sebagai penyuplai resmi, tentu saja PT Anugrah Sukses Marine harus selalu menjaga reputasinya dengan memastikan kalau tali baja yang disuplainnya selalu memiliki kualitas terbaik, dan harga tali baja nya adalah harga yang juga terbaik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga tali baja PT Anugrah Sukses Marine, silahkan kunjungi www.asmarines.com, atau hubungi marketing di 021 691 9595, dan email di marketing@asmarines.com

 

Jakarta 27 November 2017

Ditulis oleh Winny P

hubungi asmarines