Wire Sling Tipe & Proses Pembuatan

Wire Sling adalah wire rope yang salah satu ujungnya sudah diterminasi. Secara garis besar ada 3 terminasi yang sering dilakukan pada wire rope sling:

1) Terminasi Mata.

Terminasi mata banyak dipakai untuk aplikasi lifting, mooring, dan towing. Terminasi mata dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dipress dengan mesin atau dianyam dengan tangan.

Terminasi mata dengan cara di press dilakukan dengan cara menekuk ujung wire rope sehingga membentuk loop (mata), dimasukkan ferrule, lalu dipress menggunakan mesin. Terminasi ini sering disebut orang "Talurit". Terminasi ini punya keuntungan yaitu cepat dan praktis pengerjaannya.

Terminasi mata dengan cara anyam atau sering disebut hand splice dilakukan dengan cara menekuk ujung wire rope sehingga membentuk loop (mata), lalu strand wire rope diujung tersebut dibuka dan dianyam kembali ke body wire rope sehingga terbentuk mata. Cara ini cara tradisional membentuk mata dan punya kelemahan yaitu membutuhkan waktu dan tenaga yang besar.

2) Terminasi Socket.

Terminasi ini banyak digunakan pada aplikasi crane untuk boom. Terminasi ini dapat dilakukan dengan dua cara Spelter dan Press.

Terminasi Socket spelter dilakukan dengan menuangkan resin atau timah kedalam socket dan wire rope sehingga keduanya menyatu. Terminasi press socket dilakukan dengan menge-press ujung wire rope ke socket sehingga menyatu.

3) Terminasi Stop End.

Yang terakhir adalah terminasi mata. Terminasi ini dilakukan dengan cara menge-press Ferrule khusus ke ujung wire rope dan banyak digunakan untuk mencegah gulungan wire rope supaya tidak keluar dari gulungan pada saat di drum atau winch.

PT. Anugrah Sukses Marine berpengalaman membuat berbagai jenis wire sling sesuai spesifikasi customer. Semua wire sling dikerjakan operator berpengalaman dibantu mesin mesin terbaru dari Eropa menjamin kualitas dan daya tahan wire sling yang kami buat.

Jika ada pertanyaan atau butuh informasi dan harga wire sling, silahkan hubungi marketing kami di (021) 691-9595