JENIS TALI TAMBANG

Saat ini banyak sekali jenis-jenis barang yang beredar dipasaran, walaupun barang tersebut memiliki fungsi secara garis besar yaitu fungsi yang sama. Hal ini juga berlaku pada jenis tali tambang yang berbeda-beda, tetapi meski begitu secara garis besar fungsi sebuah tali tambang adalah sama yaitu untuk menarik, mengangkat ataupun mengikat. Tentunya hal ini menjadi sebuah pertanyaan dibenak orang-orang, "kenapa ada jenis tali tambang yang berbeda-beda, kalopun fungsinya secara garis besar sama?".

Naah.. pada artikel kami kali ini, kami akan mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut. Karena mungkin ada sebagian user ataupun orang awam yang belum mengetahui apa saja jenis tali tambang yang ada saat ini. Atau bahkan ada orang yang ingin mempelajari jenis tali tambang apa dan apa juga fungsi dari setiap jenis tali tambang tersebut. Untuk itu artikel ini kami rasa akan dapat membantu mereka menemukan solusinya.

Banyak sekali orang dirumah ataupun dilingkungan kerja menyebut sebuah tali yang terbuat dari serat sintetis maupun serat alami dengan nama tali tambang. Tentunya hal tersebut membuktikan bahwa kurangnya informasi yang mereka dapatkan dari para produsen tali akan beragamnya jenis tali tambang saat ini. Karena kurangnya pemahaman dan informasi akan jenis tali tambang yang ada saat ini, tentunya hal ini dapat mempengaruhi tingkat pembelian dari seorang customer terhadap produsen tali. Kenapa bisa demikian?? tentunya karena tidak taunya mereka akan jenis tali tambang, jadi mereka juga tidak tahu harus membeli tali apa yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga mereka hanya membeli satu jenis tali yang selama ini mereka kenal.

Seharusnya sebagai produsen tali tambang yang baik, haruslah memberikan sebuah informasi yang paling update guna untuk memasarkan produk yang ingin mereka jual. Jika sebuah barang berhasil dipasarkan lewat media online dan offline, tentunya akan banyak menarik para calon pembeli untuk membeli jenis tali tambang yang mereka butuhkan.

Jadi apa sajalah jenis tali tambang yang ada saat ini dipasaran?.

JENIS TALI TAMBANG

Ada beberapa jenis tali tambang yang diproduksi para produsen tali yang gunanya tentunya untuk lebih menfokuskan atau mengkerucutkan kegunaan sebuah tali, sehingga sebuah tali tidak dibuat pada berbagai macam kebutuhan. Dengan difokuskannya fungsi sebuah tali, tentunya hal tersebut juga akan memaksimalkan fungsi dan kekuatan dari tali tambang tersebut. Beberapa jenis tali tambang yang kita kenal saat ini yaitu diantaranya :

  1. Tali PP
  2. Tali PE
  3. Tali Nilon
  4. Tali Manila
  5. Tali Mix Rope
  6. Tali Compound / Kombinasi
  7. Tali UHMWPE

 

JENIS TALI TAMBANG ( TALI PP )

Tali PP atau tali Polypropylene adalah sejenis tali tambang yang diproduksi dari bahan plastik polypropylene. Karena polypropylene adalah bahan turunan dari minyak, maka harga tali PP / tali polypropylene sangat bergantung pada harga minyak. Tali PP sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  1. PP Monofilament
  2. PP Multifilament

Keduanya mempunyai bahan dasar yang sama yaitu serat polypropylene. Yang membedakan keduanya adalah proses produksi dan ukuran serat yang dihasilkan dari proses produksi tersebut.

Perbedaan dari kedua jenis tali PP ini yaitu :

  • Tali Polypropylene monofilament (PP Mono) ukuran seratnya lebih besar sedangkan tali Polypropylene Multifilament (PP Multi) ukuran seratnya lebih kecil.
  • Secara fisik, jika dipegang PP Mono mempunyai permukaan lebih kasar dan benangnya lebih besar besar, sedangkan PP Multi saat dipegang halus.
  • Breaking load tali PP Mono dan PP Multi hampir sama, tetapi tali PP Multi punya beberapa keuntungan dibanding PP Mono yaitu ketahanan terhadap gentakan dan gesekan yang lebih baik.
  • Dari segi harga tali PP Multi lebih mahal tetapi daya tahan yang lebih lama membuat banyak pemilik kapal memilih PP Multi untuk aplikasi menambat (mooring) dan menarik (towing) kapal mereka.

 

JENIS TALI TAMBANG ( TALI PE )

PE rope atau tali PE adalah tali yang terbuat dari material Polyethylene atau PE. PE rope atau tali PE dibuat dengan cara mengekstrusi plastik Polyethylene menjadi serat / filament lalu serat dipiling menjadi strand, lalu tiga atau empat strand dipilin kembali membentuk PE rope. Tali PE memiliki karakteristik tersendiri yaitu diantaranya :

  • Tahan Air
  • Harga Ekonomis
  • Tidak terlalu berat
  • Tahan terhadap sinar matahari
  • Tahan terhadap minyak dan oli
  • Dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama

Beberapa karakteristik ini dimaksudkan para produsen tali untuk memasarkan tali PE ini pada pengguna tali yang menggunakan tali hanya pada aplikasi ringan saja, seperti :

  • Lashing
  • Jemuran
  • Jala
  • Jaring

 

JENIS TALI TAMBANG ( NILON )

Nylon rope adalah tali tambang yang dibuat dari serat nylon. Pada awalnya serat nilon diciptakan manusia untuk menggantikan fungsi tali sutra, karena serat sutra yang didapat dari alam makin lama makin langka dan harganya pun semakin mahal. Tali nilon sendiri memiliki beberapa karakteristik yang tidak dimiliki jenis tali tambang lain yaitu diantaranya :

  • Memiliki kekuatan breaking load yang tinggi
  • Lebih tahan terhadap gesekan
  • Stretch Properties yang bagus ( kemampuan nylon untuk kembali ke bentuk semula setelah diberi beban atau tekanan tarik ).

Tali nylon banyak digunakan untuk berbagai industri seperti perkapalan, dok, pabrikasi, transportasi, otomotif, tambang, minyak & gas, logging, perikanan, crane, kontstruksi, dan bongkar muat. Di Lapangan, tali nylon banyak digunakan untuk mengangkat barang (lifting), menarik (towing), menambat (mooring), mengikat (lashing), membuat jala jala, safety line, dan lainnya.

 

JENIS TALI TAMBANG ( MANILA )

Tali manila atau abaca atau musa textilis adalah tali yang terbaik untuk dikapal sehari-hari dalam kapal. Jenis tali tambang tali manila ini terbuat dari serat abaca dari tanaman termasuk kelompok pisang-pisangan yang banyak terdapat di Pilipina. Untuk karakteristik dari tali manila ini sendiri adalah sebagai berikut :

  • licin
  • mengkilap
  • kuat
  • lentur
  • tahan lama
  • mudah digunakan selain tahan terhadap air laut ( Menyerap air ).

Tali manila dapat merenggang lebih kurang 25% dari panjangnya. Tali manila dengan keliling 6 inci atau diameter 2 inci mempunyai daya tahan 16 ton. Dan untuk fungsinya sendiri yang menyerap air, tali manila banyak digunakan untuk membuat tangga di kapal, tarik tambang, dan dibuat jala jala. Karena bentuknya yang menarik manilla rope juga terkadang digunakan beberapa orang untuk dekorasi.

 

JENIS TALI TAMBANG MIX ROPE

Jenis tali tambang selanjutnya adalah tali tambang mix rope. Tali Tambang Mix Rope adalah tali yang terbuat dari campuran serat High Tenacity Polyester yarn dibagian luar dan High Tenacity Polypropylene fiber di bagian dalam. Dengan campuran kedua High Tenacity material ini menjadikan tali tambang mix rope menjadi tali yang kuat dengan nilai breaking load yang tinggi serta memiliki ketahanan terhadap gesekan dan UV yang baik. Jenis tali mix rope ini tidak mudah meleleh dan tahan terhadap bahan kimia acid dan alkali sehingga membuat tali lebih tahan lama untuk digunakan. Dengan campuran Polypropylene dan Polyester ini juga menjadikan tali Mix Rope lebih ringan dan harga lebih ekonomis dibandingkan tali yang terbuat dari 100% serat Polyester.

Untuk fungsinya sendiri, jenis tali tambang mix rope ini banyak digunakan untuk aplikasi mooring, towing, Tug Assist Line dan juga Tie Up lines. Jadi bagi anda pengguna aplikasi diatas tentunya dapat mencoba keunggulan dari jenis tali tambang mix rope ini.

 

JENIS TALI TAMBANG COMPOUND / COMBINATION

Jenis tali tambang selanjutnya yaitu tali tambang compound atau juga biasa disebut dengan sebutan combination rope atau tali kombinasi. Kenapa demikian?? jawabannya adalah karena tali ini terbuat bahan kawat baja yang dibungkus dengan tali yang terbuat dari bahan serat sintetis yang biasa disebut dengan serat polyetylene. Serat ini banyak digunakan pada pembuatan tali PE yang banyak digunakan untuk aplikasi ringan.

Keuntungan dari jenis tali tambang compound rope ini dibanding dengan tali fiber lain adalah breaking load yang lebih tinggi. Sedangkan keuntungan lain compound rope dibanding tali kawat baja (wire rope) adalah lebih tahan karat karena bagian luarnya dilapisi serat plastik. Kawat bagian dalam compound rope juga terbuat dari baja galvanis sehingga lebih tahan karat. Compound rope / combination rope banyak digunakan pada perusahaan perikanan untuk menarik trawl atau jala. Diluar negeri, compound rope banyak digunakan pada aplikasi Playground untuk ayunan, jembatan gantung, jala-jala, dan lainnya.

 

JENIS TALI TAMBANG UHMWPE

UHMWPE adalah singkatan dari Ultra High Molecular Weight Polyethylene. Pada dasarnya tali tambang UHMWPE ini adalah tali yang terbuat dari serat Polyethylene berkapasitas tinggi. Sedangkan elebihan tali dari bahan UHMWPE adalah breaking load-nya yang sangat tinggi melebihi breaking load baja. Mereka menyebut serat ini sebagai "Miracle Fiber" karena dengan berat yang sama, breaking load tali ini bisa mencapai hingga 15 kali lebih kuat daripada kawat baja. Dengan karakteristik breaking load yang tinggi tersebut, diameter pemakaian tali ini bisa diperkecil sehingga meningkatkan produktivitas dan keamanan crew / awak di Kapal

Karena kekuatan dan ketahanan yang sangat baik, serat UHMWPE banyak dipakai di berbagai aplikasi berat seperti baju anti peluru, parasut, sarung tangan anti potong, dan masih banyak lagi. Untuk aplikasinya sendiri, tali tambang UHMWPE banyak dipakai pada tanker, Offshore support vessel, Drilling Vessel, Mooring Lines, Towing Lines, Anchor Lines dan masih banyak lagi.

Naah.. cukup banyak juga ya jenis tali tambang yang ada saat ini. Tentunya jenis tali tambang lain nantinya akan bermunculan lagi seiring dengan perkembangan jaman ini. Dan bagi anda yang membutuhkan salah satu dari ketujuh jenis tali tambang ini, silahkan untuk langsung menghubungi marketing staff kami di nomor 021 691 9595.

hubungi asmarines