TALI TAMBANG MANILA

Tali tambang manila adalah tali yang berwarna coklat yang terbuat dari serat alami yaitu serat dari pohon abaca. Pohon abaca ini sendiri adalah pohon sejenis pisang-pisangan yang banyak dibudidayakan di Manila atau Filiphina. Cara pembuatannya sendiri pun hampir sama dengan pembuatan tali dari serat sintetis, hanya bedanya karena tali tambang manila terbuat dari serat alami maka perlu dilakukan pembersihan pada serat-seratnya terlebih dahulu agar didapatkan hasil buatan tali yang baik dan bersih.

Seperti kita ketahui bersama, tali tambang manila adalah tali yang sering digunakan sebagai tali tambang pada perlombaan acara 17 Agustusan. Tetapi pada kenyataannya dilingkungan pekerjaan, tali manila memiliki fungsi yang beraneka ragam. Beberapa industri besar yang menggunakan tali tambang manila sebagai alat bantunya yaitu diantaranya :

  • Industri Perkapalan
  • Logging Kayu
  • Perikanan
  • Kargo

 

TALI TAMBANG MANILA DI INDUSTRI PERKAPALAN

Tali tambang manila di Industri perkapalan memiliki fungsi khusus, karena memang tali tambang manila tidak memiliki nilai breaking load. Hal ini membuat tali tambang manila tidak boleh digunakan sembarangan pada industri perkapalan ini, karena kita tahu bersama industri perkapalan adalah industri yang melibatkan alat-alat berat. Sedangkan Tali tambang manila ini sendiri tidak cocok digunakan pada aplikasi yang berat.

Beberapa aplikasi yang cocok menggunakan tali tambang manila ini pada industri perkapalan yaitu diantaranya :

  • Lashing
  • Pembuatan Tangga Kapal

Kedua aplikasi tersebut adalah aplikasi yang ringan yang tidak membutuhkan alat berat pada penggunaannya, sehingga tali tambang manila sangat cocok untuk diaplikasikan pada aplikasi ini.

 

TALI TAMBANG MANILA DI INDUSTRI LOGGING KAYU

Tali tambang manila di Industri logging kayu juga sangat bermanfaat, karena tentunya pada industri logging kayu ini dibutuhkan alat bantu yang dapat mengumpulkan atau merapikan hasil kayu yang telah di tebang dan di potong-potong. Tentunya pada industri logging kayu ini tali tambang manila digunakan sebagai alat lashing atau alat ikat kayu yang telah dipotong-potong tersebut.

Walaupun ada sebagian industri logging kayu yang menggunakan rantai sebagai alat bantu ikatnya, tapi masih banyak user yang menggunakan tali manila untuk membantu kinerja mereka di Industri Logging ini karena faktor harga tali manila yang lebih murah jika dibandingkan dengan harga rantai.

 

TALI TAMBANG MANILA DI INDUSTRI PERIKANAN

Industri yang ketiga yaitu Industri Perikanan. Tali tambang manila di Industri digunakan para usernya pada beberapa aplikasi yaitu diantaranya :

  • Jala-jala
  • Tali Penarik Ikan skala kecil
  • Pengikat Jangkar ukuran kecil ( biasanya pada perahu nelayan udang )

Pada aplikasi-aplikasi tersebut, tali manila tidak terlalu membutuhkan beban berat dalam menghadapi kondisi lapangan di perairan laut. Tali manila memiliki keuntungan jika digunakan dilaut adalah karena sifatnya yang menyerap air dan tidak hancur jika terkena air laut. Berbeda dengan rantai atau wire rope yang rentan terhadap pengaratan akibat air asin.

 

TALI TAMBANG MANILA DI INDUSTRI KARGO

Karena industri Kargo adalah industri yang melibatkan pengiriman barang. Tentunya fungsi tali manila pada industri ini yaitu sebagai alat lashing atau alat ikat. Walaupun kebanyakan alat ikat kargo saat banyak sudah menggunakan ratchet strap, tetapi sebagian industri kargo masing menggunakan tali tambang manila sebagai alat ikat. Dan dimungkinkan pada pengikatan untuk barang tertentu, sehingga mereka masih menggunakan tali tambang manila ini untuk mengikat barang tersebut.

 

Sekedar informasi bagian kalian para pengguna Tali Tambang Manila. Tali tambang manila memiliki grade yang membedakan kualitas dan kekuatan dari Tali tambang manila itu sendiri. Taukah kalian bagaimana cara melihat grade dari tali tambang manila kalian??

Jadi jangan tertipu dengan harga murah, tetapi anda tidak tau kualitas dan grade dari tali tambang manila yang akan kalian beli. Berikut ini adalah informasi yang anda perlu ketahui untuk menentukan grade dan kualitas dari Tali tambang manila anda :

Pembahagian mutu dari tali manila sesuai dengan British Standard ditetapkan sebagai berikut:

  • Grade I : "Special" untuk tali sebesar 3" kelilingnya harus mempunyai beban putus sebesar 4,5 ton.
  • Grade II : "Standard" untuk tali sebesar 3" kelilingnya harus mempunyai beban putus sebesar 4 ton.
  • Grade III : "Merchant" untuk tali sebesar 3" kelilingnya harus mempunyai beban putus sebesar 3,5 ton.

Dan untuk menandai mutu dari tali manila maka juga sesuai dengan peraturan "British Standard" untuk tali-tali yang lebih besar dari keliling 2 inci dibuat tanda mutu:

  • Grade I : masing-masing dari tiga untainya ada benang hitam.
  • Grade II : di dua untainya ada benang hitam.
  • Grade III : di satu untainya ada benang hitam.

 

Naah.. sudah tau kan kalian semua informasi-informasi tentang tali tambang manila ini?? Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan jangan lupa jika anda membutuhkan Tali Manila dengan kualitas yang baik jangan ragu untuk menghubungi marketing staff kami di nomor 021 691 9595

hubungi asmarines